Sertijab Kapus Audit Mutu LPM UIN Madura: Harmonisasi Organisasi demi Optimalisasi Penjaminan Mutu Kelembagaan
- Diposting Oleh Admin Web LPM
- Selasa, 10 Februari 2026
- Dilihat 6 Kali
Pamekasan - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri Madura kembali melaksanakan suksesi manajerial sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi dan akselerasi mutu institusi. Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Audit Mutu dilangsungkan dengan khidmat, menandai transisi kepemimpinan dari pejabat demisioner, Fatati Nuryana, M.Si., kepada pejabat definitif yang baru, Albaburrahim, M.Pd., pada Selasa, tanggal 10 Februari 2026.
Prosesi seremonial dan administratif ini dihadiri secara komprehensif oleh seluruh elemen dan jajaran tim LPM UIN Madura. Kehadiran formasi penuh ini tidak hanya memvalidasi legalitas pergantian struktur, tetapi juga merepresentasikan soliditas dan komitmen kolektif lembaga dalam mengawal standar mutu akademik maupun non-akademik di lingkungan universitas.
Dalam orasi pengarahannya, Ketua LPM UIN Madura menyoroti dimensi psikologis sekaligus strategis dari pergantian kepemimpinan ini. Beliau mengartikulasikan bahwa proses sertijab senantiasa menjadi fase yang sarat akan dinamika afektif bagi seluruh sivitas akademika yang terlibat.
"Momentum serah terima jabatan ini memang merupakan fase yang secara signifikan menguras aspek emosional. Bagaimanapun, ikatan profesional dan kolegialitas telah terbangun kuat. Namun, harus dipahami secara objektif bahwa keputusan pimpinan merupakan manifestasi dari langkah strategis dan jalan terbaik bagi eskalasi kinerja lembaga maupun unit-unit yang ada di UIN Madura," tegas Ketua LPM.
Pernyataan tersebut mencerminkan prinsip rasionalitas birokrasi, di mana dinamika kepegawaian harus selalu berorientasi pada visi besar penguatan institusi. Dedikasi, sistem, dan fondasi empiris yang telah ditorehkan oleh Fatati Nuryana, M.Si. selama masa jabatannya diapresiasi sebagai warisan intelektual dan manajerial yang esensial bagi lembaga.
Di sisi lain, estafet kepemimpinan yang kini diampu oleh Albaburrahim, M.Pd. diproyeksikan mampu menjadi katalisator inovasi. Beliau diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), serta memperketat instrumen audit mutu internal secara sistemik guna merespons tantangan akreditasi dan standarisasi pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Transformasi struktural ini diharapkan tidak sekadar dimaknai sebagai sirkulasi figur manajerial semata, melainkan sebagai rekayasa institusional berkelanjutan menuju tata kelola UIN Madura yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (Wahid)