Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

(0324) 6-1234-33

Email

lpm@iainmadura.ac.id

KALAU INGIN UNGGUL, HARUS BANGUN BUDAYA MUTU

  • Diposting Oleh Admin Web LPM
  • Kamis, 30 November 2023
  • Bagikan ke

Oleh: Dr. Nurul Hadi, M.Pd.*

Semua perguruan tinggi, negeri atau swasta berlomba-lomba untuk menjadi unggul. Predikat unggul bagi perguruan tinggi seperti tereduksi pada nilai hasil akreditasi. Unggul bagi perguruan tinggi artinya penyandang predikat tertinggi dalam penilaian akreditasi. Secara kuantitatif, kata unggul ini memang sangat prestisius. Namun, akan lebih dahsyat lagi, kalua kata unggul itu juga terwujud dalam budaya mutu yang menggambarkan keunggulan secara kualitatif.

Membangun budaya mutu, artinya melaksanakan standar mutu yang sudah ditetapkan secara nyata dan konsisten. Standar mutu artinya menerjemahkan permindikbud nomor 3 tahun 2020 tentang SN-DIKTI dan Permendikbudristek nomor 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi. Dari Standar Mutu ini, perguruan tinggi menetapkan IKU (Indikator Kinerja Utama).

Pembudayaan mutu di kampus sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan. Budaya mutu mendorong terciptanya iklim akademik yang kondusif dengan menanamkan nilai-nilai integritas, akuntabilitas, keunggulan, dan keislaman dalam aktivitas akademik sehari-hari.

Dengan budaya mutu, seluruh sivitas akademika akan termotivasi memberikan kinerja terbaik. Para dosen akan mengajar dan meneliti secara dedicated untuk menghasilkan lulusan dan karya ilmiah yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat. Sementara mahasiswa didorong belajar sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi etika Islam dalam meraih prestasi akademik.

Budaya mutu juga berpengaruh positif terhadap produktivitas perguruan tinggi Islam secara keseluruhan. Jumlah publikasi ilmiah bertaraf nasional dan internasional yang dihasilkan dosen semakin meningkat. Inovasi riset juga semakin berkembang, baik dalam science and technology maupun riset keislaman. Lulusan-lulusannya semakin berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.

Oleh karena itu, sudah selayaknya perguruan tinggi Islam menerapkan budaya mutu sebagai komitmen bersama. Budaya mutu harus diimplementasikan dalam semua proses akademik dan berperan sebagai perekat seluruh elemen kampus. Hanya dengan demikian, perguruan tinggi Islam dapat menjadi pusat pendidikan unggul dan berkontribusi nyata bagi kemajuan umat.

* Kepala Pusat Pengembangan Mutu Akademik LPM IAIN Madura